headlineHukrim

Alumni Undikma : Rektor Laporkan Mahasiswa ke Polisi Bentuk Keterbelakangan Akademik

MATARAM, KanalNTB.co – Kasus Rektor Undikma (Undikma, dulu IKIP Mataram) melaporkan 7 mahasiswanya ke polisi karena dianggap telah melakukan perusakan fasilitas kampus, saat demo Rabu (29/06) menuai sorotan alumninya sendiri. Pihak alumni Perguruan Tinggi di bidang pendidikan ini menganggap sikap rektor seperti itu sebagai sikap keterbelakangan akademik.

“Cara kampus yang menangani mahasiswa persis pabrik yang menghadapi aksi buruh. Kampus harusnya memahami bahwa cara menghadapi mahasiswa itu bukan dengan melibatkan pihak luar apalagi kepolisian. Disinilah kampus itu memperlihatkan diri sebagai kaum cendikia yang ketika menyelesaikan masalah mengedepankan cara-cara dialog. Kalau begini apa bedanya kampus dengan perusahaan yang mempolisikan karyawannya sendiri?” sorot Ahmad Syamsul Hadi, salah satu alumni Undikma yang saat ini menjadi Direktur lembaga Public Institute NTB, Jumat (1/07)

Alumni Undikma ini pun mendesak pihak Rektor mencabut laporannya terhadap 7 mahasiswanya tersebut dan berharap kemudian diselesaikan secara internal lewat mekanisme dialog kekeluargaan di dalam kampus sendiri.

“Kampus itu rumah pencerahan bagi kaum terpelajar. IKIP Mataram atau UNDIKMA ini mempunyai catatan sejarah perlawanan mahasiswa yang panjang dan mempunyai tempat tersendiri dalam garis sejarah gerakan mahasiswa di NTB. Rektor mesti mengingat itu,” cetus pria yang dipanggil Bang Memed ini.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button