EkonomiheadlinePariwisata

Bapenda KLU Kejar Miliaran BPHTB Pembelian Hotel Amarsvati

LOMBOK UTARA, KanalNTB.co – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah memburu pajak perpindahan aset Hotel Amarsvati ke PT Duta Megah Laksana. Bapenda terus memonitor perkembangan pembelian itu bahkan hingga ke kantor pusatnya di Jakarta. Demikian diungkapkan Kepala Bapenda Lombok Utara Evi Winarni, Rabu (27/7).

Menurutnya, pemda nantinya akan memperoleh Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). BPHTB sendiri merupakan pungutan atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan. Pungutan ini ditanggung oleh pembeli dan hampir mirip dengan PPh bagi penjual. Amarsvati dalam pengajuan izinnya tidak semua hotel tetapi juga ada condotel, yang mana per unit kamar tersebut bisa diperjual belikan.

“Jadi mereka sedang memilah itu karena dalam internal mereka ada pergantian pemegang ke PT Duta Megah Laksana jadi proses itu sedang berjalan namun mereka tetap koperatif, tetap disampaikan sampai sejauh mana progresnya,” ungkapnya.

Dijelaskan, nilai transaksi ini berkisar puluhan miliar bahkan lebih berdasarkan UU Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pemda wajib menerima 5 persen dari total transaksi menyangkut pemindahan ini. Estimasi yang tercatat disebut mantan Asisten III Setda Lombok Utara ini bernilai Rp 3 Miliar. Kendati nominal itu bisa dibayar setelah seluruh proses pembelian tuntas karena pembayaran dilakukan dengan pola cicilan.

1 2 3Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button