Dewan Temukan Angka Kematian di Dompu Tinggi, Wagub Diminta Verifikasi Data Vaksin

0
535
Dewan Temukan Angka Kematian di Dompu Tinggi, Wagub Diminta Verifikasi Data Vaksin
Foto: Anggota Komisi V DPRD NTB dan Sekertaris Fraksi PKB DPRD NTB, Akhdiansyah. (dok)

MATARAM, KanalNTB.com — Mencengangkan tingginya angka kasus kematian di Dompu. Menurut Anggota Komisi V DPRD NTB, Akhdiansyah, temuannya hampir merata di setiap desa di Dompu hingga sembilan orang meninggal setiap minggu.

“Saya pantau di lapangan selama seminggu terakhir tingkat kematian di Dompu cukup tinggi. contoh satu desa tempat saya. Dalam seminggu ada 9 orang meninggal. Bahkan dalam satu hari sampai ada 3 orang yang meninggal. Di desa desa lainnya juga saya mendengar info yang sama,” ungkap Guru Toi sapaan akrab politisi PKB ini kepada KanalNTB menyusul pemprov mengeluarkan rilis capaian vaksin yang menembus angka 500 ribuan.

Baca Juga: Puluhan Ojol Mataram Protes PPKM Darurat: Kami Terseok Seok

Guru Toi mengatakan di lapangan terjadi disinformasi soal vaksin. Masyarakat bawah masih enggan melakukan vaksin. Karena informasi tentang pentingnya vaksin belum diterima dengan baik.

“Saya setiap kesempatan tetap menyampaikan pentingnya vaksin.
Pemerintah harus menggalakkan perang melawan hoax. Soal vaksin yang diedarkan di medsos. Di sisi lain penyaluran informasi tentang vaksin hendaknya lebih dimaksimalkan,”  pintanya tegas.

Ia juga menilai capaian vaksin kepada kalangan profesional dan kalangan berpendidikan lainnya sejauh ini sudah tercapai. Tapi fakta di lapangan masyarakat umum hampir 50 persen belum mengakses vaksin.

“Bahkan sebagian besar belum vaksin contoh  di beberapa desa yang saya temui di Dompu.. ketersediaan vaksin ada. tapi masyarakat enggan vaksin karena disinformasi. Hemat saya, Ibu wagub cek lapangan dech. Jangan terima info diatas meja. Fakta di lapangan masyarakat banyak yang belum dan tidak mau vaksin,” terangnya.

Menurutnya Herd imuntiy akan jadi mimpi kalau target capaian vaksin masih banyak hambatan di lapangan.

“Saya berharap data ketercapaian vaksinasi di angka tiga juta lebih saya ragukan. Karena di Dompu saya masih temui banyak orang yang tidak mau divaksin dan belum vaksin. Sebaiknya ibu wagub verifikasi kembali. Bisa jadi vaksin sudah didistribusi di centra centra vaksin. Tapi bisa jadi masyarakat belum disuntik vaksin,” selidiknya.


Pewarta: Punk

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here