headlineHukrim

Digugat ke PTUN, Pokja, PA, PPK Hingga Pemenang Tender Mangkir dari Sidang

LOMBOK UTARA, KanalNTB.co – Perusahaan pemenang tender distribusi jaringan perpipaan dan Sambungan Rumah (SR) senilai Rp 3,5 miliar mangkir dari panggilan Panitra Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Mataram. Agenda sidang ketiga gugatan perkara No 28/G/2022/PTUN.MTR tersebut materinya tentang dugaan permainan Pantia Anggaran (PA), Kelompok Kerja (Pokja) dan Pejabat pembuat Komitken (PPK) pada tender tersebut. Namun, surat panggilan Panitra PTUN yang ditujukan ke perusahaan pemenang dikembalikan kurir lantaran alamat perusahaan tidak ditemukan.

“Perusahan pemenang tender yakni CV Metro Anggraini mangkir dalam panggilan pertama sidang gugatan PTUN. Surat panggilan yang ditujukan ke alamat perusahaan tidak jelas karena kurir mengembalikan surat tersebut lantaran tidak menemukan alamat perusahan itu sendiri,” ungkap Kuasa Hukum Penggugat CV Tistha Karya, Gilang, Selasa (21/6).

Menurutnya, dengan tidak ditemukannya alamat perusahan Pemenang tersebut bisa disimpulkan keabsahan daripada perusahaan itu sendiri. “Alamatnya saja tidak jelas lalu bagaiama cara Pokja mengevaluasi pada saat tender dilakukan,” bebernya.

Dikatakannya, pada sidang ketiga dengan agenda memberikan kronologi alur tender, sanggahan biasa, sanggah banding hingga progres paket saat ini dan penyerahan salinan obyek sengketa I dari Pokja. Namun para tergugat maupun kuasa hukumnya tidak menghadiri.

1 2 3Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button