Dinas Perindustrian NTB Siapkan Pergub untuk Mengatur 99 Desa Industri Berbasis Kawasan

0
111
Dinas Perindustrian NTB Siapkan Pergub untuk Mengatur 99 Desa Industri Berbasis Kawasan
Foto: Kepala Dinas Perindustrian Nuryanti Tajudin (kiri) saat meninjau tempat produksi kopi kurma dan pembibitan kurma di Lombok Utara. (KanalNTB)

LOMBOK UTARA, KanalNTB.com — Pasca panen Kurma langka satu satunya tumbuh di Lombok Utara, Dinas Perindustrian NTB sekarang sedang menyusun pergub yang mengatur 99 desa sebagai kawasan industri.

“Dalam proses menyusun Pergub untuk 99 desa berbasis potensi seperti desa industri, ada industri kurma ini akan menopang kawasan industri halal. Karena halal indentik wisata timur tengah, kita ada ekonomi halal pariwisata halal jadi lengkap,” ungkap Kadis Perindustrian Nuryanti Tajudin.

Baca Juga: Giliran Kadis Perindustrian Sambut Cepat Program PIJAR, “Warisan” TGB yang Dilanjutkan Dr Zul

Setelahnya hanya butuh sentuhan dari pemerintah sampai ada kemandirian.

“Khusus kurma, kita mulai dari sektor hulu dulu, biji kurma sudah bisa dibuat kopi, tentu kedepan ada riset juga agar bisa dikembangkan ke hal lain,” ungkap Nuryanti.

Nuryanti telah melakukan verifikasi desa yang memiliki potensi industri seperti di sumbawa.

“Ini akan paralel dan beriring seperti potensi desa industri kurma. Kita sudah keliling sumbawa untuk pemetaan verivikasi, kalau sudah ada pelaku dan yang menjadi penggerak itu kunci keberhasilan,” terang Nuryanti.

Nuryanti akan membentuk industri di desa yang berbasis kawasan agar seluruh OPD bisa ikut ambil bagian.

“Kita membina berbasis kawasan ini akan meningkatkan PDRB dan bisa dirasakan. Targetnya ada sebuah produk, agar program bisa dintervensi kementrian dan OPD untuk desa industri tersebut,” ungkap Nuryanti.

Namun kedepan harus ada interpensi pemerintah dan Industri
idealnya di satu desa ada aktivitas masyarakat, membangun lima pelaku industri. Nanti ada 160 desa yang kita akan seleksi,”terang Nuryanti.


Pewarta: Punk

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here