DPW PAN NTB Klaim jadi Satu-satunya Partai Gelar Vaksinasi untuk Umum

0
180
DPW PAN NTB Klaim jadi Satu-satunya Partai Gelar Vaksinasi untuk Umum
Foto: Pengurus DPW PAN, Hadi Sulthon ikut mendapat suntik vaksin covid 19. (dok)

MATARAM, KanalNTB.com — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat menggelar vaksinasi COVID-19 untuk kader dan masyarakat umum dalam rangka membantu program pemerintah mempercepat cakupan vaksinasi di NTB.

Ketua DPW PAN NTB, H Muazzim Akbar, mengatakan program vaksinasi tersebut menyasar 100 orang dalam sehari.

Baca Juga: MP PAN Tolak Gugatan Cika, Muazzim: Legowo Aja, Nyalon Bupati Kita Prioritaskan Dukung Lagi

“Kegiatan vaksinasi ini sebagai upaya kita membantu pemerintah mempercepat vaksinasi kepada masyarakat,” ujar Muazzim di sela-sela kegiatan vaksinasi di Kantor DPW PAN NTB di Mataram, Rabu (28/7).

Ia menjelaskan kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan oleh DPW PAN NTB, melainkan juga dilakukan pengurus PAN yang ada di seluruh Indonesia. Bahkan, kegiatan vaksinasi ini yang pertama dilakukan oleh partai di NTB.

“Jadi kegiatan ini tidak hanya di NTB tapi di seluruh Indonesia,” terangnya.

Muazzim menyatakan masyarakat yang ingin divaksin di DPW PAN NTB cukup datang ke Kantor DPW dan membawa KTP.

“Kalau di rumah sakit antri satu atau dua hari daftar dulu, namun untuk di DPW PAN cukup dengan membawa KTP,” katanya.

Senada dengan Ketua DPW, Ketua Panitia Vaksinasi DPW PAN NTB, Syaiful Insan, mengatakan vaksinasi ini dilaksanakan dalam rangka membantu pemerintah melaksanakan percepatan vaksinasi, khususnya di wilayah NTB.

“Untuk kegiatan ini kami bekerjasama dengan pihak Rumah Sakit Kota Mataram dan Dinas Kesehatan Provinsi NTB,” ujarnya.

Insan menyatakan vaksinasi ini dialokasikan untuk 100 orang atau 100 dosis vaksin. Vaksinasi menyasar kader dan masyarakat umum.

“Tadinya kita prioritaskan kader dan pengurus. Tapi ternyata karena kader dan pengurus sudah banyak yang vaksin makanya kita alihkan juga untuk masyarakat umum,” ucapnya.

Meski demikian, Insan menyatakan pihaknya tidak bisa menambah jumlah peserta vaksinasi lantaran keterbatasan vaksin.

“Kendalanya ada di stok vaksin yang terbatas, sehingga kami pun tidak bisa memaksakan harus banyak peserta yang divaksin,” katanya.


Pewarta: Punk

Editor: Hmn

Sumber: Ant

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here