Dr Raihan : Razia Masker Pol PP kepada Pengendara Mobil Penerapan Perda yang Bodoh

0
704
Foto: Anggota Komisi I DPRD NTB, Dr Raihan Anwar. (KanalNTB)

MATARAM, KanalNTB.com — Perisitiwa protes razia masker Pol PP terhadap pengendara yang berada di dalam mobil yang dialami Dekan Universitas Gunung Rinjani (UGR) Lombok Timur, Basri Mulyani beberapa waktu lalu mendapat tanggapan keras anggota DPRD NTB. Penegakan peraturan penggunaan masker oleh aparat termasuk Pol PP harusnya sesuai dengan amanat Perda.

Menurut Ketua Pansus Perda Penanggulangan Penyakit Menular, Dr Raihan Anwar, merazia orang tidak mengenakan masker di dalam mobil sangat bodoh. Karena menurutnya Perda itu ditegakkan saat merazia orang yang tidak mengenakan masker di kerumunan dan ruang publik.

Baca Juga: Pernyataan Gubernur Wajar Bupati Walikota Angkat Timses jadi Pejabat, Doktor Raihan : Membuktikan Kinerja KASN dan Bawaslu Lemah

“Mobil itu ruang privasi. Perlu diberikan penjelasan kepada petugas itu. Kalau saya keluar mobil baru pakai masker karena itu sudah ruang publik,” ujar Politisi Nasdem ini.

Dia juga menyayangkan masih ada aparat penegak Perda yang tidak mengetahui tugasnya.

“Seharusnya sebelum mereka bekerja sudah diberikan panduan. Kita ada RDP besok dengan mitra kerja. Kita akan pertanyakan itu,” ungkap Bang Rei sapaan akrab aktivis HMI ini.

Ketua Komisi I DPRD NTB Sirajudin juga meminta agar denda yang dihasilkan dari penegakan Perda masker tidak masuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya minta agar denda penegakan perda masker tidak masuk  PAD kita,” tegas politisi PPP ini.


Penulis: Punk

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here