Duh, Siswi SMP di Bima Ini Viral, Menganiaya Teman Sekolahnya Diduga Lantaran Asmara

0
158
Duh, Siswi SMP di Bima Ini Viral, Menganiaya Teman Sekolahnya Diduga Lantaran Asmara
Foto: Siswi SMP yang dianiaya di periksa Polres Kota Bima. (dok)

KOTA BIMA, KanalNTB.com – Kasus kekerasan dipicu hubungan asmara kini pelakunya tak mengenal usia lagi.  Meski masih belia rasa cemburu  ternyata bisa memengaruhi prilaku gadis yang masih duduk di bangku SMP.

Kasus kekerasan berlatar belakang cemburu itu  beredar dalam video berdurasi sekitar 2 menit yang viral. Dalam video itu siswi SMP 11 Kota Bima, menganiaya siswi lainnya yang diketahui adik kelas atau juniornya. Tiga siswi terlihat berseragam olahraga sekolah, sementara satu siswi lainnya berseragam bebas tanpa mengenakan jilbab.

Baca Juga: Gerai Toko Pakaian di Kediri Ludes Dilalap Api, Kerugian Diperkirakan Capai 500 Juta

Seorang siswi tampak memukul dan menendang siswi lainnya. Meski yang lain berusaha melerai, siswi yang diduga sebagai pelaku penganiayaan, terus saja menganiaya dengan menjambak korban hingga jatuh tersungkur.

Aksi tak pantas dilakukan anak sekolah tersebut diduga kuat karena urusan cinta yang dipicu api cemburu. Hal itu terlihat dari rekaman video, terdengar kata-kata pelaku yang menyebut berulang kali, “kami satu laki-laki, kamu yang karang cerita”.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook, Prinnces Prince dan langsung dibagikan secara berantai oleh warganet, hingga ribuan kali.

Dalam kolom komentar, tidak hanya berbau kocak, warganet juga berkomentar mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Disdikbud) agar memberikan pembinaan kepada siswa terkait.

Kakak Kandung Korban, Nurfadillah pada wartawan, membenarkan peristiwa penganiayaan yang menimpa adiknya JA. Bahkan kakak korban, menyesalkan pihak sekolah, karena tidak memberitahu keluarga korban atas kejadian tersebut.

“Kejadiannya hari Rabu, katanya sudah didamaikan oleh sekolah. Tapi yang kami sesalkan mereka tidak kasih tahu kami pas kejadian,”sesalnya.

Kakak korban dan keluarga yang lain, mengaku baru tahu beberapa hari kemudian, saat video viral dan menjadi perbincangan publik. Ia memastikan penganiayaan yang menimpa adiknya, telah dilapor di Polres Bima Kota.

“Laporannya tetap berlanjut, biar pelaku jera. Agar tidak melakukan hal yang sama lagi,” tegas wanita asal Kelurahan Matakando ini.

Polres Bima Kota, melalui Kasi Humas Iptu Jufrin yang dikonfirmasi membenarkan perihal kejadian tersebut telah dilaporkan pihak korban dengan laporan korban JA diterima SPKT Polres Bima Kota dengan nomor aduan K/465/VIII/2021/Resbimakota, Sabtu (21/8).


Pewarta: Wid

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here