Galang Hak Angket, Hari Ini Fraksi Gerindra Putuskan Nasib PT GTI

0
188
Galang Hak Angket, Hari Ini Fraksi Gerindra Putuskan Nasib PT GTI
Foto: Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTB, Nauvar Furqoni Farindun. (ist)

MATARAM, KanalNTB.com — Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah menurut informasi yang sangat rahasia sangat setuju dengan pemutusan Kontrak PT Gili Trawangan Indah (GTI) yang mengelola lahan milik pemprov di Gili Terawangan. Keputusan tersebut terpaksa diambil mengingat PT tersebut selama ini telah membuat kebocoran PAD NTB hingga puluhan milihar per tahun.

Usulan penghentian kerjasama ini sejatinya sudah diajukan Dewan setahun lalu dan telah merekomendasikan untuk memutus kontrak PT GTI namun alih alih menyetujui yang disampaikan dewan, pemprov malah mencoba melakukan perubahan (Adendum) kontrak sekalipun kontraknya saat itu akan segera berakhir enam tahun lagi. Langkah Pemprov NTB yang tak populer ini seolah ada kekuatan besar yang melakukan tekanan dan membuat pemerintah daerah harus mengulur ulur waktu.

Baca Juga: DPW PKS NTB Bertekad Tahun 2022 Umumkan Dr Zulkieflimansyah Capres 2024

Ketua Fraksi Gerindra, Nauvar Fuqoni Farinduan, hari ini, Rabu (9/06) akan memutuskan dalam rapat internal seperti apa langkah yang akan diambil apakah hak interpelasi ataukah hak angket. Menurutnya, setelah melakukan tinjauan langsung ke lapangan dia menemukan hal yang sangat janggal dan mengkhawatirkan.

“Saya sudah turun langsung dan masyarakat sangat terganggu dengan PT GTI ini. Mereka siap membayar berapapun ke Pemprov berapapun akan dibayar. PT GTI ini kan diberikan kesempatan untuk mengelola tetapi sama sekali tidak dilakukan hingga berpuluh puluh tahun. Langkah pemprov untuk adendum perubahan kontrak itu juga harus kita ketahui, hari Rabu ini kita akan ambil keputusan dan Ketua DPD Gerindra nanti yang akan sampaikan hasilnya,” tegas politisi Muda Gerindra ini, Selasa (8/06) di Udayana.

Farin sangat yakin banyak anggota dewan yang sependapat dan mendukung langkahnya nanti.

“Sebenarnya banyak yang mendukung langkah ini. Dan nanti kita akan gulirkan dan harus diperjelas semuanya,” tegas Farin.

Langkah yang diambil Anggota Fraksinya, Sudirsah Sujanto yang memprotes keras langkah pemprov terkait langkah (adendum) kontrak sangat dipahami. Karena merupakan daerah pemilihannya dan tanggung jawab sebagai wakil mereka di Udayana.

“Saya memahami langkah saudara saya Sudirsah. Masyarakat di dapilnya mengeluhkan itu. Saya juga sebagai dapil Lobar KLU akan mendukung,” tandas Farin.


Pewarta: Punk

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here