headlinePeristiwa

Gubernur NTB Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Lombok Barat

LOMBOK BARAT, KanalNTB.co — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah, Senin (6/12) meninjau lokasi wilayah yang dilanda banjir bandang di Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat (Lobar). Dalam peninjauan ini, Gubernur memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban.

“Ini merupakan bencana yang tak terduga, saya kira perlu disosialisasikan secara terutama kepada masyarakat di sekitar jembatan dan bantaran sungai untuk selalu tingkatkan kewaspadaan,” harap Gubernur NTB yang pada kesempatan tersebut turut didampingi Danrem 162 Wira Bhakti Brigjen TNI dan Wakil Bupati Lombok Barat.

Baca Juga: Banjir Bandang di Lombok Barat, 4 Meninggal dan Satu Orang Hilang

Orang nomor Satu di NTB tersebut juga meminta Seluruh stakeholder kompak dan saling berkoordinasi agar sesegera mungkin bisa menyelesaikan gundukan kayu yang menyumbat aliran sungai. Selain itu, Gubernur Zul juga mendoakan warga yang menjadi korban longsor.

” Terima kasih kepada teman-teman TNI yang bekerja tanpa kenal lelah di bawah kepemimpinan langsung Pak Danrem dan Pak Dandim di Lapangan. Teman-teman Polisi, Ibu wakil Bupati dan Pak Camat, Pak Kades, Kadus dan lain-lain,” tutup Gubernur

Sementara bantuan untuk korban banjir, lanjut Zul, sudah diakomodir oleh BPBD dan Dinas Sosial provinsi NTB maupun Pemda Lombok barat termasuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir serta menyalurkan berbagai bantuan makanan dan pakaian yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak antara lain kasur, matras, air minum, nasi bungkus, makanan anak dan kebutuhan lainnya.

Berita Sebelumnnya Empat orang dinyatakan meninggal dunia dan 1 orang hilang dalam banjir bandang di Dusun Batulayar Utara Desa Batulayar Barat Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Selain itu 1 orang korban dalam kondisi luka-luka.

“Ada empat yang meninggal dihatam banjir dan ada tertimbun rumah dan ada yang tertimbun kayu, satu terbawa arus banjir bandang belum diketemukan,” ungkap Camat Batulayar Afgan Kusumanegara dihubungi via telpon, Senin (6/12/2021).

Keempat korban jiwa itu ada menurut data yang disampaikan Camat Batulayar empat perempuan satu laki laki.

“Yang meninggal Sumiahana (35), Ladenia (6), Sumiati (40), Papuk Temah (65), H Suri yang belum ditemukan dan Korban luka-luka
Hj. Selemah patah kaki,” ungkap Afgan.

Ditambahkan Afgan ada sekitar ratusan KK yang terdampak banjir bandang.

“Ada sekitar 150 KK terdampak akibat banjir bandang,” ungkapnya.


Pewarta: Punk

Editor: Hmn

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button