Hasil Validasi RTG SK Susulan Rampung 95 Persen

0
269
Hasil Validasi RTG SK Susulan Rampung 95 Persen
Foto: RTG di Lombok Utara. (KanalNTB)

LOMBOK UTARA, KanalNTB.com – Validasi terhadap calon penerima bantuan Rumah Tahan Gempa (RTG) dalam SK Susulan sudah mencapai 95 persen. Tim validasi yang dibentuk oleh Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu tinggal merampungkan beberapa kecamatan saja. Demikian diungkapkan Ketua Tim Validasi M. Zaldy Rahardian, Senin (22/3).

Menurut Zaldy, 95 persen data masuk dari kelima kecamatan di Lombok Utara sementara 5 persen sisanya tinggal merujuk pada penyesuaian saja. Validasi ini sendiri diketahui merupakan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati menyesuaikan calon penerima benar-benar valid sebelum warga menerima buku rekening untuk pembangunan RTG.

“Rata-rata sudah selesai tinggal Kecamatan Bayan dan Kayangan kami menunggu uji publik saja,” ungkapnya.

Baca Juga: Mutasi Belum Waktunya, Bupati Djohan Fokus Benahi Daerah Bukan Pindahkan Pejabat

Dijelaskan, untuk Kecamatan Kayangan sudah dilakukan validasi sekitar dan akan dibagikan buku rekening sebanyak 1.000, sementara di Kecamatan Tanjung dan Gangga sudah mau 100 persen selesai. Untuk Kecamatan Bayan sedang dilakukan uji publik untuk kemudian akan dibagikan buku rekeningnya. Untuk Kecamatan Pemenang data yang masuk tercatat 500 kendati diakui masih ada persoalan dilapangan.

“Karena di Pemenang itu yang jomblo sekitar 247 masih kita perdalam. Dan memang yang banyak di Pemenang, awalnya sudah masuk dan sudah di bangunkan, tapi masuk lagi namannya,” jelasnya.

Warga penerima yang notabene jomblo tersebut pada tahun 2018 diduga masih bersekolah, dan idealnya hal itu tidak boleh diusulkan mendapat bantuan stimulan RTG. Kendati sesuai dengan surat BNPB yang memberi ruang akhirnya diperbolehkan, hanya saja daerah harus membuat ketentuan teknisnya. Lambat laun, justru diketahui penerima itu terakomodir dan masuk dalam SK susulan.

“Jumlah jomblo ini masuk di data susulan. Banyak juga yang bukan rumah kategori penerima. Kalau untuk masalah batas waktu, sebenarnya itu sudah selesai tinggal finishing saja,” katanya.

“Tim Validasi hanya meluruskan persoalan data dalam SK susulan. Setelah selesai, maka pembagian buku rekening apalagi proses pembangunan kembali pada ranah BPBD Lombok Utara,” pungkasnya.


Penulis: Eza

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here