Ini Pesan Gubernur Kepada Calhaj Asal NTB

0
200
Ini Pesan Gubernur Kepada Calhaj Asal NTB
Foto: Jamaah Haji keloter pertama dilepas diasrama haji. (ist)

MATARAM, KANALNTB.COM – Menunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci Makkah Al Mukarramah adalah merupakan dambaan setiap umat Islam, dan di Nusa Tenggara Barat harus sabar dan penuh kerelaan dalam menunggu keberangkatannya, hal ini terjadi karena animo masyarakat yang sangat tinggi untuk menunaikan Ibadah Haji. Ahirnya Jemaah Haji yang sudah menunggu keberangkatannya menuju Tanah Suci Makkah, Sabtu (6/07) dilepas Gubernur NTB yang diwakilkan Asisten Administrasi Umum.

“Saya adalah orang yang paling bahagia saat ini, karena saya sedang berada di antara orang-orang terpilih oleh Allah SWT sebagai tamu-NYA yang akan dihadirkan di Makkah,” disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Barat yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Ir. Hartina, MM dalam mengawali sambutan dan arahannya sekaligus melepas keberangkatan Jemaah Haji Kloter Pertama Utuh asal Kabupaten Lombok Timur.

“Mari kita pandai-pandai mensyukuri nikmat ini, Haji bukanlah gelar, tetapi haji adalah merupakan perubahan prilaku terutama prilaku selama kita berada di Tanah Suci Makkah dan setelah kita kembali setelah menunaikan Ibadah Haji, dan kepada Petugas (TPHD) agar dapat melaksanakan fungsinya sebagai pendamping haji, ini adalah 3 pesan dari Gubernur NTB,” papar Hartini kepada 455 Jemaah Haji yang tergabung dalam Kloter 1 ini, selanjutnya penyerahan Bendera Merah Putih oleh Hartini kepada TPHI Kloter 1 Zainul Arkan, penyerahan Bendera Lambang Daerah oleh Anggota DPD RI H. Lalu Suhaimi Ismy kepada TPIHI Kloter 1 Muh. Ishak dan penyerahan pramanifest oleh Pejabat perwakilan Kementerian Kesehatan kepada dr.Foni Sanjaya.

Sebelumnya, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam laporannya menyampaikan jumlah kuota jemaah haji NTB sebanyak 4.514 orang, dengan rincian jemaah haji sebanyak 4.476 orang, TPHD sebanyak 38 orang, dan kuota tambahan untuk NTB sebanyak 398 yang dialokasikan kepada jemaah lansia, pendamping dan jemaah yang berstatus cadangan. Sedangkan kekosongan jemaah haji yang tidak berangkat karena sakit dan meninggal dunia diisi oleh cadangan sesuai dengan nomer urut yang sudah melunasi ONH-nya yang sudah ditetapkan Pemerintah sebanyak 22 orang.

“Jumlah riil jemaah haji tahun 1440 H/2019 M sebanyak 4.906 orang,” pungkas H. Nasruddin.

Selanjutnya sambutan dan arahan Menteri Kesehatan diwakili oleh Staf Ahli Bidang Tehnologi Kesehatan dan Globalisasi dr. Slamet MAH menyampaikan bahwa waktu yang ditunggu-tunggu khususnya bagi jemaah haji sudah tiba untuk menunaikan rukun Islam yang kelima.

“Selamat menunaikan Ibadah Haji, semoga selalu dalam keadaan sehat dan selamat sampai kembalinya nanti,” ucap dr. Slamet kepada 455 orang jemaah haji Kloter Pertama ini.

Baca Juga:

“Cuaca panas diperkirakan sekitar 44oC – 50oC, siapkan diri untuk beradaptasi, menyesuaikan diri, mencermati dan mengantisipasi cuaca, jaga kondisi kesehatan, tidak melakukan aktifitas fisik yang tidak berhubungan dengan ibadah secara berlebihan, istirahat yang cukup disela-sela aktifitas, dan menjaga prilaku hidup bersih dan sehat,” pesan dan harap dr. Slamet. “Perkuat persaudaraan dan saling menjaga sehingga terhindar dari perselisihan yang akan mengganggu ibadah hajinya,” pungkasnya menutup sambutan dan arahannya.

(dex)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here