Jelang Kompetisi Liga 3, Empat Klub Mulai Tebar Ancaman untuk Jadi Juara NTB

0
594
Jelang Kompetisi Liga 3, Empat Klub Mulai Tebar Ancaman untuk Jadi Juara NTB
Foto: Presiden LFC H Bambang Kristiono (empat kanan), Ketua Asprov PSSI NTB H Mori Hanafi (lima kanan), Sekretaris PS Hamzan wadi Rahmat Hidayat (dua kanan), Perwakilan Galaksi FC (kanan), Perwakilan Bintang Kejora FC (kiri), Wakil Ketua Asprov Suhaimi (tiga kanan), Komisaris LFC Ali Usman Ahim (dua kanan), saat konpres Kongres Biasa Asprov PSSI NTB, Ahad (25/10/2021). (KanalNTB).

MATARAM, KanalNTB.co — Empat klub yang tergabung di Liga 3 yakni Lombok FC, Galaksi FC, PS Hamzanwadi dan Bintang Kejora FC mulai perang urat syaraf. Masing masing klub mengklaim tidak sekedar mengikuti kompetisi tapi akan tampil sebagai pemenang bukan pecundang.

Presiden Lombok Football Club (LFC), H Bambang Kristiono (HBK), kepada pers secara gamblang mengaku klub LFC hendak mengarungi Liga 3 bukan hanya sekedar mewarnai kompetisi tapi bertekad untuk menjadi pemenang dan mewakili NTB di pentas nasional.

Baca Juga: Kongres Biasa PSSI NTB Putuskan LFC Masuk Liga 3, LFC: Siap Ukir Sejarah untuk Bumi Gora

“Mohon maaf kepada tiga klub yang sudah bergabung. LFC tidak hanya mewarnai tetapi ingin menjadi juara dan mewakili NTB di pentas nasional,” tegasnya.

Tak kalah dengan LFC, PS Hamzanwadi yang merupakan klub milik Syamsul Lutfi, Anggota DPR RI ini, melalui Sekretaris Klub Rahmad Hidayat menyebut klubnya tak ingin dianggap enteng. Menurutnya Hamzanwadi tentu akan berjuang habis habisan untuk menjadi juara.

“Kita tentu akan berjuang habis habisan sampai jadi juara, ” ungkapnya.

Tak ingin diremehkan, pemilik klub Galaksi FC disebut Ketua Askab PSSI Kabupaten Bima, Khairudin Juraid bahwa reputasi rekam jejak Galaksi FC merupakan klub juara.

Menurut Khairudin bahwa klub tersebut sudah ratusan kali menjadi juara tetapi baru di kepengurusan sekarang bisa masuk menjadi anggota Asprov.

” Saya tahu klub Galaksi ini sudah lama dibangun dan di setiap kompetisi selalu menjadi juara satu. Kali ini bisa masuk Asprov usai PSSI mencabut moratorium penambahan klub,” ungkapnya.

Optimisme yang sama juga disampaikan perwakilan klub Bintang Kejora FC. Pihak Bintang Kejora mengklaim bukan klub biasa tapi klub dengan pemain berkualitas. Hal itu ditunjukkan dari kontribusi klub ini yang berhasil menyumbang satu pemain di tim futsal NTB sehingga cabor futsal sukses mencatat sejarah di PON Papua dengan meraih medali perunggu untuk pertama kali.

“Kita akan habis habisan. Kita sudah menyumbang satu atlet futsal di PON Papua dan berhasil mendapat perunggu,” ungkapnya.


Pewarta: Punk

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here