Kepala ULP Bantah Ada Intervensi Keluarga Bupati dalam Penentuan Pemenang Proyek

0
140
Kepala ULP Bantah Ada Intervensi Keluarga Bupati dalam Penentuan Pemenang Proyek
Foto: Kepala Bagian Adminsitrasi Pembangunan Setda Lombok Utara sekaligus Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) LPSE Lombok Utara, Hasto (KanalNTB)

LOMBOK UTARA, KanalNTB.com – Tudingan beberapa LSM terkait keterlibatan kerabat Bupati dalam penentuan pemenang pada beberapa tender proyek konstruksi di lingkungan pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dianggap tidak mendasar. Bantahan itu disampaikan Kepala Bagian Adminsitrasi Pembangunan Setda Lombok Utara sekaligus Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) LPSE Lombok Utara, Hasto, Senin (19/4).

Di beberapa awak media, Hasto menyayangkan, tudingan itu disuarakan dalam sebuah aksi unjukrasa yang beberapa waktu lalu menjadi perhatian publik. Dalam aksi itu salah seorang orator aksi menyebut-nyebut adanya intervensi dari keluarga orang nomor satu di Lombok Utara terhadap proses pengadaan barang dan jasa yang tengah dalam proses pelaksanaan.

Baca Juga: Pastikan Pelayanan Prima, DPRD Lombok Utara Sidak ke RSUD

“Sebelumnya, mari sejenak bersihkan kacamata dan hati kita dari “debu” hasrat pribadi yang mungkin masih menempel agar dapat menelisik persoalan ini secara objektif dan proporsional,” katanya.

Dijelaskannya, dalam rangka menjamin pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah dilakukan dengan profesional dan bersih, prosesnya dilakukan secara transparan sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. Hal ini tentu dimaksudkan agar proses maupun hasil akhir terhindar dari unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Pengadaan barang dan jasa di KLU sendiri prosesnya dilakukan melalui LPSE yang tentu sangat terbuka bagi siapa saja memiliki ruang dan peluang yang sama untuk ikut menjadi peserta atau bahkan mengawasi.

Ditegaskannya, mekanisme dan tahapannya sendiri telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan barang dan Jasa Pemerintah, yang telah diperbaharui melalui Perpres Nomor 12 Tahun 2021. Sehingga, mekanisme dan tahapan yang dilakukan harus mengacu pada perpres dimaksud.

“Kita melaksanakannya tidak main-main asal mengumumkan pemenang,”ujarnya.

Lebih jauh, Hasto membeberkan terkait aksi unjukrasa menolak hasil tender itu, kata Hasto, jika merunut pada aksi yang dilakukan pada hari rabu tanggal 14 April 2021, bersamaan dengan pengumuman pemenang atau sehari setelah penetapan pemenang lelang. Sangat terlalu dini untuk melayangkan tudingan intervensi dalam penetapan pemenang lelang, sebab tahapan lelang sendiri masih sedang berproses atau belum dinyatakan selesai. Masih ada masa sanggah sebagai ruang yang seharusnya ditempuh kalaupun ada peserta lelang yang merasa dirugikan atau berkeberatan, tentunya kepada lembaga teknis yang melangsungkan proses lelang tersebut.

“Sangat dipertanyakan rasionalitas argumentasi yang sekali lagi terkesan “umpan lambung” dengan menuding kerabat bupati melakukan intervensi proyek. Jangankan keluarga, bahkan bupati sekalipun sama sekali tidak memiliki ruang untuk menentukan pemenang proyek,”tegasnya.

Sebab, lanjut Hasto, proses dan tahapannya sendiri dilakukan secara terbuka dan dilakukan oleh pihak yang didelegasikan sesuai amanat perpres di atas. Lebih-lebih lagi, faktanya salah satu dari Pimpinan LSM yang ikut dalam aksi demonstrasi tersebut adalah Peserta dalam proses lelang Pengadaan Barang dan Jasa. Jangan sampai langkah yang konon dilakukan sebagai bentuk kontrol justru lebih dekat kepada bentuk tekanan (pressure) kepada panitia lelang yang tengah melaksanakan tugasnya yang berarti langkah “offside”.

“Kalau dengan sistem dan mekanisme yang berlaku ini masih dirasa kurang memuaskan, minimal memberikan ruang bagi panitia lelang untuk menuntaskan tugasnya dengan baik dan profesional. Setelah proses dan tahapan diselesaikan, kalaupun ada tindakan atau perbuatan yang dirasa sebagai bentuk perbuatan melawan hukum sebaiknya diteruskan kepada aparat penegak hukum yang berwenang,”tandasnya.


Penulis: Eza

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here