Kontroversi Ceramah UMQ Soal Ziarah Makam, Bupati Lotim Minta Warga Tempuh Jalur Hukum

0
821
Bupati Lotim, H Sukiman Azmy. (Foto: kanalntb.com/dex)

LOMBOK TIMUR, KanalNTB.co — Bupati Lombok Timur, H Sukiman Azmy, menyebut kasus yang menimpa Ust. Mizan Qudsiah (UMQ) LC, MA hendaknya diselesaikan secara damai. Jika ada yang keberatan dengan pernyataan ustadz tersebut hendaknya diselesaikan secara hukum.

Orang nomor satu di Lombok Timur tersebut menyayangkan adanya kelompok kelompok tertentu yang menyikapi kasus ini dengan aksi kekerasan dan main hakim sendiri. Meski demikian ia tak menapikan persoalan ini berawal dari kekecewaan masyarakat atas tidak diindahkannya pembangunan masjid oleh oknum komunitas tertentu dan ditambah lagi beredarnya video tentang ziarah kubur yang viral. Namun ia bersyukur kondisi di wilayahnya saat ini sudah kembali kondusif.

“Alhamdulillah situasi sudah kondusif.
Ini adalah akumulasi dari kekecewaan masyarakat akibat tidak ditaatinya pernyataan Pemda yang menghentikan kegiatan pembangunan masjid oleh oknum yang mengatas namakan komunitas tertentu,  lebih-lebih setelah viralnya pernyataan Ustadz Mizan tentang ziarah makam di beberapa tempat yang disebutkan itu,”ungkap Bupati kepada kanalntb, Senin (3/1).

Bupati pun mengimbau agar masyarakat yang merasa kecewa dengan isi ceramah oknum ustadz tersebut agar menempuh jalur hukum.

Baca Juga: Haerul Warisin Jajaki PDIP untuk Maju di Pilbup Lotim 2024

“Pemda mempersilahkan personal, keluarga atau masyarakat yang merasa keberatan dengan pernyataan Ustadz Mizan itu untuk menempuh jalur hukum, meskipun sudah ada klarifikasi dari yang bersangkutan,” terang Sukiman.

Sementara itu Ustadz Mizan  sudah memberikan klarifikasi soal potongan video itu yang menyinggung soal makam di Lombok.C
Kendati demikian, masih banyak masyarakat belum menerima bahkan video itu diduga memicu tindakan pengerusakan dan pembakaran mobil di Ponpes Assunnah Bagik Nyaka, Kecamatan Aik Mel, Lombok Timur, Minggu (2/1) dini hari.


Pewarta: Punk

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here