Lagi PDP Corona Asal Mataram Hari Ini Meninggal Dunia

0
267
Lagi PDP Corona Asal Mataram Hari Ini Meninggal Dunia
Foto: Walikota Mataram H Ahyar Abduh (kiri), Direktur RSUD Kota Mataram dr Herman Mahaputra (kanan). (KanalNTB.com)

Mataram, KanalNTB.com – Walikota Mataram, H Ahyar Abduh secara resmi mengumumkan salah satu warga isinisal YR (55) yang  berstatus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) hari ini, Sabtu (4/4) meninggal dunia di RSUD Kota Mataram.

Dalam rilis yang diterima kanalntb siang ini Walikota mengingatkan dengan bertambahnya korban dugaan akibat virus Corona ini warga diminta untuk tetap tenang dan tidak panik dengan tetap  mematuhi anjuran pemerintah dalam menghadapi musibah virus Copid-19 ini. ” Kepada warga tetaplah tenang, dengan terus menjaga jarak,  hindari keramaian, kurangi keluar rumah dan tetap menjaga pola hidup sehat,” ucap Ahyar Abduh.

Meski sudah berstatus PDP, jelas Walikota almarhum masih diduga mengidap Corona dan sebelumnya telah melakukan uji swab dan masih menunggu hasilnya dari Litbang Kemenkes.

Lebih lanjut Walikota menyebutkan riwayat penanganan medis almarhum. Sebelum meninggal almarhum yang beralamat di Griya Seruni, Taman Sari Ampenan tersebut mulai dirawat sejak 30 Maret di RSUD kota Mataram sebagai pasien rujukan dari klinik Asy- Syifa yang datang dengan keluhan batuk pilek selama lima hari, sesak tiga hari dan demam sehari.

Almarhum tercatat juga memiliki riwayat kontak dengan pasien terkonfirmasi positif copid-19 (cluster Bogor). Untuk memutus rantai penyebaran virus Covid 19 petugas melakukan tracking terhadap keluarga dan orang yang pernah kontak dengan almarhum.

Dalam hal ini Direktur Rumah Sakit Umum Daerah H Moh Ruslan Kota Mataram, dr Herman Mahaputra juga menandaskan pasien  PDP ini masih diduga meninggal karena Corona dan akan dimakamkan hari ini di pemakaman umum Majeluk. Meski demikian RSUD Kota Mataram masih menunggu hasil resmi laboratorium Litbangkes Kementerian Kesehatan.

“Almarhum akan dimakamkan di Majeluk, statusnya PDP nunggu hasil swab,” ungkapnya kepada KanalNTB.com.

dokter Jek sapaan akrabnya mengatakan, menurut data pasien positif korona di kota Mataram sejauh ini berjumlah tiga orang. Satu orang diketahui positif setelah meninggal dan diketahui hasil swabnya. Sementara satu orang PDP yang meninggal hari ini belum diketahui hasil swabnya.


Baca Juga:


Terhadap almarhum tetap diberlakukan SOP penanganan Covid 19 jenazah langsung dikremasi dan dimakamkan tanpa kembali ke rumah terlebih dahulu oleh petugas RSUD Kota Mataram dengan menggunakan APD lengkap.

(pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here