Loteng Dijadikan Kota Cerdas

0
142

LOMBOK TENGAH, KanalNTB.co — Kementerian Komonikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI menjadikan kabupaten Lombok Tengah (Loteng) sebagai Kota Cerdas (Smart City) di Indonesia. Hal ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan Masterplan Smart City di Balroom lantai 5 kantor bupati Loteng, Selasa (23/11).

Ditjen Aptika kementrian kominfo Dra Mariam F. Barata, M.Kom mengatakan, terpilihnya Loteng sebagai salah satu pengembangan kota cerdas di Indonesia tidak terlepas dari usaha pembenahan yang telah dilakukan oleh Pemkab Loteng dalam bidang pelayanan publik. Karena, konsep kota cerdas diharapkan mampu mengatasi permasalahan perkotaan saat ini.

Selain itu, pengembangan berbagai aplikasi di Loteng saat ini digunakan untuk mendukung pelayanan masyarakat agar cepat dan tepat.

“Sebagai komitmen dalam pembangunan kota cerdas, Pemkab Loteng aktif dalam memberikan data. Bahkan, semua OPD juga terlibat aktif memberikan informasi, sehingga bisa dijadikan pedoman dalam mengembangkan kota Cerdas,” ungkapnya.

Sedangkan syarat menjadi kota cerdas juga ada enam syarat, yakni smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society, dan smart environment.

“Keenam syarat ini pun harus terpenuhi untuk mendukung bisa dijadikan kota cerdas,” terangnya.

Sementara, Bupati Loteng, H. L. Pathul Bahri mengucapkan terima kasih kepada Kemenkominfo RI yang telah banyak membantu, sehingga Loteng bisa menjadi kota Cerdas. Hal ini pun, tidak terlepas dari komitmen Pemkab Loteng setelah dalam beberapa tahun terakhir terus melakukan pembenahan pelayanan publik dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi kepada masyarakat.

“Dengan dijadikan kota cerdas, maka masyarakat dengan mudah dan cepat mengakses informasi yang ada di Pemkab Loteng,” ungkapnya.

Kemudian dalam situasi pandemi Covid-19 dapat menjadi pemantik dan penyemangat bagi birokrasi dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. Kemajuan teknologi dan pemahaman masyarakat akan pelayanan publik semakin meningkat.

“Saat ini masyarakat semakin menuntut lebih atas pelayanan yang diberikan dan senantiasa mengawasi, meluruskan dan mendorong laju pemerintah,” katanya.

Tantangan pelayanan publik yang dihadapi saat ini semakin berat dan kompleks serta ditambah dengan adanya pandemi Covid-19. Perlu adanya Terobosan kebijakan yang lebih inovatif dalam rangka mengatasi permasalahan dengan tetap beroriEntasi kepada pelayanan publik terbaik yang diberikan kepada masyarakat. Keputusan dan kebijakan yang diambil terutama terkait digitalisasi harus secara jelas, tegas dan clear memberikan dampak dalam rangka mendorong terciptanya kesejahteraan masyarakat.

Disatu sisi, melihat perkembangan daerah kita yang semakin maju, maka sudah saatnya Loteng memiliki sistem smart city, yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi setiap orang yang datang ke daerah kita. Tentu hal yang paling utama dari sistem tersebut kita hajatkan untuk memudahman masyarakat Lotenh di dalam menjalankan setiap aktivitas mereka.

“Kami berharap nantinya program smart city dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan yang terjadi di Loteng. Sehingga pemerintah dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus meningkatkam kualitas hidup masyarakat,” harapnya.

Kemudian mengingat buku masterplan smart city yang sebentar lagi akan diselesaikan oleh tim, melalui kesempatan ini pihaknya mengingatkan kepada seluruh kepala OPD untuk memantau pekerjaan stafnya, apakah sudah menyelesaikan semua kertas kerjanya yang telah diberikan tim ahli.

“Jika belum, segera dibuat dan dikumpulkan, karena mengingat akam segera dikompilasi oleh tim ahli untuk melengkapi buku masterplan smart city,” imbuhnya.


Pewarta: Punk

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here