MTQ ke 9 KLU, Bupati Djohan : Jangan MTQ jadi Hajatan Semata, Tapi Amalkan Isi Bacaannya

0
61

LOMBOK BARAT, KanalNTB.com – Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, mangatakan Musyabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) diharapkan membawa dampak baik pada kecintaan pada Al-Qur’an. Terlebih MTQ adalah untuk meningkatkan kegemaran membaca Al qur’an beserta menyampaikan tuntunan yang bermuara pada membumikan quran serta menegakkan syiar Islam.

Demikian disampaikan Bupati KLU saat membuka resmi Gelaran MTQ yang ke-9 Kabupaten Lombok Utara (KLU), Senin (11/10).

Baca Juga: Persiapan Liga 3, Lombok FC Kontrak Tiga Pemain Persiraja Banda Aceh

Menurut Bupati, ia tak ingin kegiatan ini semata hanya menjadi hajatan. Tapi harus lebih dari itu kandungan bacaannya bisa dijadikan pedoman hidup bermasyarakat.

“MTQ ini adalah kegiatan tahunan yang berjenjang dari tingkat desa, kabupaten, provinsi, nasional bahkan internasional. Maka dari itu jangan dijadikan sebagai pembinaan qori dan hafiz semata, tapi harus yang lebih penting mampu mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya

Terlebih dalam perkembangan teknologi saat ini di mana anak-anak muda cenderung larut dalam canggihnya teknologi. Maka dari itu, Bupati berharap qur’an bisa menjadi satu satunya pedoman kehidupan sehingga kegiatan bermasyarakat bisa terlaksana dengan baik.

“Karena itulah dengan terselenggaranya MTQ harapan kita semua dapat mengisi relung hati kita dengan qur’an dari anak kecil sampai dewasa karena tantangan ke depan sangat berat,” tandasnya.

Gelaran MTQ KLU yang merupakan kegiatan rutin tahunan tersebut kali ini digelar secara virtual tidak terlaksana seperti tahun-tahun sebelumnya mengingat harus mengikuti protokol kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah.

Sementara itu, Penjabat Sekda Lombok Utara, Anding Duwi Cahyadi, menjelaskan, pelaksanaan lomba akan dimulai pada tanggal 11-15 Oktober. Di mana tercatat ada 7 lokasi yang berbeda di antaranya termasuk Masjid Islamic Center Tanjung, TPQ di Gubuk Baru, Masjid di Karang Raden, sampai di tiga titik di SMP 1 Tanjung. Untuk mengawali kegiatan tersebut maka tahap awal akan dilaksanakan Bimtek Dewan Hakkam Tilawah dan Tahfidz supaya mereka diharapkan dapat menilai secara adil dan profesional.

“Kita akan segera lakukan bimtek supaya dapat memberikan penilaian baik, untuk jalankan tugas sebaik-baiknya saya kira permasalahan yang biasanya timbul insyallah tidak akan terjadi,” jelasnya.

“Sementara dalam jalannya lomba tidak ada masyarakat yang menonton kendati disiarkan secara streaming yang difasilitasi oleh Kominfo Lombok Utara. Untuk peserta yang akan bertanding tercatat 193 kafilah dengan rincian Kecamatan Pemenang 46 orang, Tanjung 49 orang, Gangga 25 orang, Kayangan 45 orang, dan Bayan 28 orang,” pungkasnya.


Pewarta: Eza

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here