Pemda KLU Tertibkan Izin Usaha di Kecamatan Pemenang

0
250

LOMBOK UTARA, KanalNTB.co – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai turun untuk melakukan pendataan sebagai langkah menertibkan izin usaha di Kecamatan Pemenang. Dalam identifikasi awal itu Pemda menyasar seputaran Pelabuhan Teluk Nara.

Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda KLU H. Rusdi mengatakan, pendataan ini tidak dilaksanakan hanya sehari namun continue dengan target setidaknya hingga awal tahun depan selesai. Sebelumnya pihaknya juga telah melakukan sosialisasi sebagai langkah guna memberitahukan kepada masyarakat sebelum timnya turun ke lapangan. Perihal izin yang didata, yaitu menyangkut operasional serta Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang notabene merupakan prinsip sebagai landasan pengusaha membangun tempat usahanya.

Baca Juga: Bung Danny Ucapkan Selamat untuk Toprak Peraih Juara Dunia WSBK 2021

“Semua kita lakukan pendataan berdasarkan potensi di Kecamatan Pemenang atau di sekitar lokasi ini saja itu tercatat 30 jenis usaha, tapi jumlah ini bisa bertambah nanti kita lihat setelah pendataan,” ungkapnya, Rabu, (24/11).

Dijelaskan, sasaran pendataan izin usaha mencakup semua. Tidak hanya restoran, melainkan juga jasa transportasi berupa speed boat, UKM, penginapan, Travel, dan sebagainya. Hal ini dilakukan guna menertibkan usaha yang tidak memiliki legalitas sehingga masyarakat disarankan untuk dapat segera mengurus izin tersebut. Syarat untuk mengurus izin sendiri, agaknya kini cukup mudah terlebih dengan menggunakan sistem Online Singel Submission (OSS) yang ada di Dinas Ketenagakerjaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PTSP) Lombok Utara.

“Masyarakat bisa mengakses sistem OSS melalui handphone sehingga bisa taat kepada perizinan dan aturan yang berlaku. Proses izin sekarang itu cukup hanya sehari KTP, email, dan nomor hp sudah keluar OSS,” jelasnya.

“Hanya saja aktifnya OSS ini tergantung jenis usaha dan lokasi usaha harapan saya sesuai hasil pendataan nanti, masyarakat bisa intens untuk mengurus legalitas supaya semua taat kepada aturan,” imbuhnya.

Sementara itu, langkah Pemda Lombok Utara untuk turun mendata seluruh izin usaha disambut baik oleh Asosiasi Jasa Transportasi Laut KLU. Pasalnya, diungkapkan perwakilan Asosiasi yaitu Pak Agung ia beserta 46 anggota yang memiliki usaha serupa menanti sinergi sehingga masyarakat atau wisatawan secara umum tahu jika lokasi untuk penyebrangan ke Tiga Gili (Trawangan, Meno, dan Air) tidak hanya melalui Bangsal kendati juga ada di Teluk Nara.

“Justru kami menilai positif (hadirnya Pemda di Teluk Nara), sehingga ke depan kami jalan sesuai aturan dan tidak dianggap bodong. Selama ini para tamu hanya ke Bangsal saja,” katanya.

Tidak hanya menyangkut izin, namun ke depan pihaknya juga meminta supaya pemerintah daerah bisa memperbaiki khususnya terhadap fasilitas maupun aturan sehingga para wisatawan yang akan menyebrang melalui Teluk Nara bisa merasa nyaman dan aman. Lebih lanjut, pihaknya berharap sinergi tidak hanya sampai dalam upaya pendataan pun penertiban saja kendati ada upaya pembinaan bagi usaha wisata transportasi laut pada khususnya.

“Maka pemda harus hadir begitu high season tidak hanya melulu Bangsal, tamu juga bisa mengarah ke sini. Bagaimana jangka panjangnya nanti itu harus kita atur,” pungkasnya.


Pewarta: Eza

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here