Polisi Nyatakan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Bupati Loteng Tak Penuhi Unsur Tindak Pidana

0
326
Polisi Nyatakan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Bupati Loteng Tak Penuhi Unsur Tindak Pidana
Foto: Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Pol Hari Brata. (Antara Foto)

LOMBOK TENGAH, KanalNTB.co – Ketua Gerindra NTB, H.L.Muhammad Pathul Bahri sekaligus Bupati Lombok tengah akhirnya terbebas dari dugaan melakukan pemalsuan ijazah. Kasus tersebut dihentikan usai gelar perkara di Polda NTB dan menyatakan tidak ditemukannya unsur perbuatan melanggar hukum.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Pol Hari Brata di Mataram, Senin (3/1) mengatakan, penanganannya dihentikan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi maupun bukti yang berkaitan dengan kasus dugaan pemalsuan ijazah kepala daerah tersebut.

“Dari hasil gelar perkara dengan memeriksa alat bukti yang ada, menyatakan tidak ada ditemukan unsur-unsur yang mengarah kepada perbuatan melawan hukum. Karena itu, penyelidikannya dihentikan,” kata Hari.

Hari mengatakan, pertimbangan kuat kepolisian menghentikan penanganan kasus ini, melihat hasil pemeriksaan dari sejumlah ahli. Mulai dari kajian kalangan akademisi sampai ke tingkat kementerian.

“Jadi itu (ijazah) memang dikeluarkan Universitas 45. Hasil uji laboratorium menyatakannya sah. Dari Ditjen Dikti juga menyatakan ijazah-nya sudah terdaftar,”tegasnya.

Baca Juga: Warga Sesait Pertanyakan Blokir Dana RTG Tak Kunjung Dibuka Pusat ke DPRD KLU

Oleh Karena itu lanjut Hari, pihaknya memastikan bahwa tidak menemukan adanya alat bukti yang mengarah pada dugaan ijazah palsu.

“Kasus ini awalnya masuk dalam laporan kepolisian pada akhir tahun 2020. Laporannya berkaitan dengan dugaan LPB yang menggunakan ijazah sarjana palsu sebagai kelengkapan administrasi pada saat pencalonan dirinya dalam Pilkada Lombok Tengah 2020,” pungkasnya.


Pewarta: Punk

Editor: Hmn/Eza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here