headlinePolitik

Prediksi Zul-Rohmi Bakal Bubar di Pilgub 2024, Zulkieflimansyah : Itu Tak Bisa Dibuktikan

MATARAM, KanalNTB.com – Prediksi Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16, Bambang Mei Finarwanto, yang menyebutkan jika kepemimpinannya Zulkieflimansyah-Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) tidak akan berlanjut di Pilkada NTB 2024, menuai reaksi Gubernur Zulkieflimansyah.

Menurut Bang Zul, sapaan gubernur prediksi antara dirinya dan Wagub tidak akan bisa berlanjut di periode kedua, tidak dapat dibuktikan.

Baca Juga: Ketum PAN Zulhas Beri Lampu Hijau Dukung Zulkieflimansyah untuk Dua Periode di Pilgub NTB

“Sejauh ini, antara saya dan Bu Wagub adalah tim yang kompak. Maka, terima kasih pada para pihak yang memprediksi jika saya dan Bu Wagub akan bubar di tahun 2024. Sekali lagi, itu enggak benar. Ini karena kami adalah duet kepala daerah yang solid dalam bekerja selama ini,” tegas Gubernur dalam pesan WhatsAppnya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (1/10).

Gubernur yang kini tengah berada di Kabupaten Bima untuk melaksanakan kunjungan kerja bersama sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov, mengaku enggan lagi berpolemik kaitan dengan pernyataan Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 itu.

“Sudah ya, Insya Allah saya Bu Wagub sudah nyaman bekerja selama ini. Dan doakan kita lanjutkan pemerintahan ini kedepannya,” kata Bang Zul.

Sebelumnya, Direktur M 16, memprediksi manakala pendukung yang ingin melanjutkan kepemimpinan Zul-Rohmi dua periode di NTB diprediksi akan kecewa. PascaWagub NTB Dr Sitti Rohmi Djalilah menjadi Ketua Nasdem Provinsi NTB, membuat posisi tawar Ummi Rohmi menjadi nomor satu kian kuat.

“Dengan bu Rohmi menjadi ketua partai, saya pikir tak ada alasan untuk melanjutkan paket ini dua periode,” kata Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16, Bambang Mei Finarwanto, Selasa (28/9) lalu

Menurut pria yang akrab disapa Didu ini, pasca penetapan Ummi Rohmi sebagai Ketua Nasdem Provinsi NTB, suara-suara publik khususnya dari jamaah Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) semakin terang mengarah untuk menuju Gubernur NTB. Justru suara dua periode kalah riuh dengan suara Ummi Rohmi menuju gubernur.

“Saya lihat belum ada indikator yang harus membuat Bu Rohmi tertahan pada posisi wagub. Justru sekarang posisi tawar dari Doktor Zul semakin lemah,” ungkapnya.

“Belum tentu juga PKS akan memberikan dukungan ke Doktor Zul,” sambungnya.

Didu menyebut, tentu arah politik dari Ummi Rohmi, jamaah NWDI pada akhirnya tak dapat lepas dari keputusan Ketua Umum NWDI TGB HM Zainul Majdi. Arah politik dari Gubernur NTB periode 2008-2018 ini akan menentukan angin politik Pilgub NTB 2024. Secara hitungan politik, TGB tentu akan mendorong kakaknya menjadi gubernur.

“Saya berani katakan paket Zul-Rohmi ini masa lalu. Sekarang tinggal menuntaskan saja pengabdian, untuk 2024 jalan saja masing-masing,” tandasnya.


Pewarta: Punk

Editor: Hmn

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button