Pro Kontra Adendum Kontrak PT GTI di Internal DPRD NTB, yang Pro Disebut Mencla-Mencle

0
261
Pro Kontra Adendum Kontrak PT GTI di Internal DPRD NTB, yang Pro Disebut Mencla Mencle
Foto: Anggota DPRD NTB Fraksi PPP NTB, Sirajudin. (KanalNTB)

MATARAM, KanalNTB.com — Keputusan Pemprov NTB yang menandatangani Nota Kesepakatan Adendum Kontrak PT GTI (Gili Trawangan Indah) memicu sikap anggota DPRD NTB terbelah, ada yang pro dan ada yang kontra.
Pro kontra di internal legislatif Udayana terhadap PT GTI ini pun memancing penilaian kritis. Seperti disampaikan Ketua Komisi I, Sirajudin, bahwa sikap pro kepada adendum yang diberikan pemprov kepada GTI merupakan sikap mencla-mencle (tidak dapat dipercaya.red) wakil rakyat.
Menurutnya dalam persoalan kepentingan masyarakat ini seharusnya mereka bersikap tegas berdiri bersama rakyat.

“Jangan mencla mencle gitu. Saya pribadi tetap menolak adendum dan memilih agar diputus kontrak dengan GTI,” tegasnya.

Baca Juga: Anggota DPRD NTB Tolak Adendum, Dewan Segera Rapat Konsultasi dengan Gubernur Zul

Sikap gubernur Zulkieflimansyah yang menolak rekomedasi DPRD NTB dinilainya sikap tidak konsisten dan bisa jadi preseden buruk kedepan.

“Gubernur tidak konsisten. Tidak mengindahkan rekomendasi dewan,” tuding Sirajudin.

Sementara itu Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda juga menilai soal PT GTI saat ini sepenuhnya ada ditangan Gubernur karena Dewan sudah menyatakan sikapnya.

“Silahkan tanyakan langsung ke eksekutif, bola sekarang ada di mereka. Keputusan kita tegas dalam rekomendasi,” ungkap politisi Golkar ini.

Sebelumnya pemberitaan Penolakan soal perpanjangan kontrak PT GTI ramai di media. Dalam tekanannya dewan menggawangi interpelasi dan berupaya menggalang hak Angket untuk memuluskan langkah penolakan tersebut namun apa yang dilakukan tak direspon Pemprov. Bahkan Pemprov dengan terang terangan melalui Gubernur NTB di hadapan  Jaksa Pengacara Negara  bersama PT GTI menandatangani Nota Kesepakatan yang akan menjadi Adendum Kontrak PT GTI hingga 2026 mendatang.

Kebijakan gubernur sama sekali tak mengindahkan rekomendasi DPRD NTB untuk memutuskan kontrak GTI. Sebagian DPRD bersuara lantang menolak namun ada juga yang pro dan juga ada yang diam seribu bahasa.


Pewarta: Punk

Editor: Hmm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here