headlineKabupaten KotaPolitik

Pro Kontra Foto Ahyar Abduh di APK MUDA, KPU Membolehkan Bawaslu Melarang

MATARAM, KanalNTB.com — Menyertakan photo tokoh di APK calon kepala daerah masih menjadi pro dan kontra. Persoalan ini sedang menjadi polemik di Pilkada kota Mataram. Apakah pasangan HL Makmur Ahda – Ust. Badruttamam Ahda (MUDA) boleh memasang photo Ahyar Abduh di APK paslon MUDA ?

Boleh tidaknya menjadi pro dan kontra mengingat Ahyar Abduh bukan hanya seorang bapak dari Badruttamam Ahda tapi juga saat ini menjadi Walikota Mataram.

Menurut KPU Kota Mataram, photo Ahyar di APK tidak dimasalahkan atau dibolehkan.

“Yang nggak boleh photo presiden dan wakil presiden, serta pengurus parpol lain selain yang memberi dukungan,” kata Ketua KPU Kota Mataram Husni Abidin, Sabtu (10/10) via Whats App pribadinya.

Dalihnya adalah hal itu diatur dalam  PKPU Kampanye bahwa yang disana dijelaskan apa yang boleh dan tidak.

“PKPU 11 tentang Kampanye. Yang ada aturan boleh dan tidak di PKPU,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Mataram Hasan basri menyebut tetap tidak boleh.

” Itu tidak diperbolehkan. Rapat kami dengan KPU dan paslon tidak diperbolehkan. Pak ahyar Abduh itu walikota tidak boleh membuat kebijakan yang menguntungkan dan atau merugikan calon. Kalau di PKPU iya tapi baca juga dong di UU 10 tahun 2016. Jangan hanya baca PKPU 11 Baca juga UU10 Mungkin belum baca seluruh UU10 tahun 2016. Sebaiknya jangan digunakan,”tegasnya.

Hasan juga menyebut bahwa Ahyar Abduh bukan pengurus parpol dan bukan parpol pengusung jadi tidak boleh.

” Kan pak Ahyar pengurus parpol atau tidak. Ada di PKPU 11 tentang kampanye poin 3 dan huruf b. Artinya tinggal dilihat pak Ahyar pengurus partai atau tidak Alias parpol pendukung atau pengusung. Jika dia bukan pengurus parpol pengusung atau pendukung maka tidak boleh,”ungkapnya

Diketahui Pilkada Kota Mataram 2020 diikuti empat pasangan kandidat, yaitu Mohan Roliskana dan Mujiburrahman nomor urut 1., yang diusung Golkar, PPP dan Nasdem

Pasangan Selly Andayani dan Abdul Manan nomor urut 2 diusung koalisi dua partai yakni PDI Perjuangan dan PKS. Pasangan Makmur Said dan Badruttamam Ahda nomor urut 3 diusung Empat partai yakni Partai Gerindra, PKB, PKPI dan Berkarya.

Pasangan Baihaqi dan Baiq Diyah Ratu Ganefi nomor urut 4 diusung partai Demokrat,  Partai PAN dan Berkarya serta didukung partai non parlemen Gelora.


Penulis: Punk

Editor: hmn

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button