Sambut Perhelatan Motor GP di NTB, Misbach: Pemda Harus Libatkan Penjual Nasi Bungkus

0
201
Sambut Perhelatan Motor GP di NTB, Misbach: Pemda Harus Libatkan Penjual Nasi Bungkus
Foto: Anggota Komisi II dan juga Ketua Fraksi Golkar DPRD NTB, H Misbach Muliadi. (KanalNTB.com)

MATARAM, KanalNTB.com — Perhelatan bergengsi Motor GP 2021 akan menyedot perhatian banyak pihak sayangnya menurut Anggota Komisi II DPRD NTB dari Fraksi Golkar H Misbach Muliadi pemerintah sebagai daerah tuan rumah penyelenggara sangat minim menggaungkan event dunia tersebut. Indikasinya terlihat pada Anggaran daerah yang minim mendukung persiapannya.

Misbach melihat sebagai tuan rumah seharusnya punya persiapan yang matang. Mengingat akan ada kurang lebih 200 ribu yang akan tumpah di perhelatan nanti untuk menikmati aksi pembalap kelas dunia. Namun dukungan anggaran daerah sendiri minim.

“Seharusnya ya kita bisa menyiapkan banyak hal , mulai dari persiapan menuju acara itu. Dinas pariwisata bagaimana memberikan peran. Itu sama sekali tidak terlihat gereget kita sebagai tuan rumah,” ungkapnya.

Dia menceritakan sekelas Thailand yang menjadi tuan rumah Motor GP saja kelabakan. Dengan daerah yang sangat kecil dan kebutuhan konsumsi yang akan banyak contohnya makanan saja masih antri.

“Kita harus menangkap peluang itu, Saya pernah ke Thailand disana saja yang sebagai tuan rumah sudah kita masih antri untuk hanya membeli makanan. Karena tidak semua bisa makan di caffe karena terbatas dan juga mahal makan dengan haga satu juta mahal. Makanya disana mereka menyiapkan lapak menjual nasi bungkus dengan mengeluarkan uang tidak banyak langsung bisa makan walaupun masih anteri.. Nah kita disini hitung saja nasi bungkus 10 ribu kalikan saja seratus ribu orang sudah berapa. Daerah bisa buatkan lapak sederhana tapi besar dengan kursi aja jangan pakai meja, UKM kita bisa hidup,” tutur politisi senior partai berlambang bringin ini menceritakan pengalamannya.

Dia mendorong agar pemerintah mulai mengajak para penjual penjuap nasi bungkus untuk bagaimana menangkap peluang ini.

“Mereka bisa sewa. Dan pemerintah bisa membuat UKM Nasi Bungkus misalnya. Jadi kita harus punya peran sebagai tuan rumah memberikan pelayanan yang maksimal,” tutupnya.


Penulis: Punk

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here