headlineKabupaten KotaPolitik

Soal Penanganan Sampah, SALAM Serang Walikota Tak Profesional, Gaji Operator Hanya 500 Ribu

MATARAM, KanalNTB.com — Pada sesi debat kandidat Walikota dan Wakil Walikota Mataram paslon nomor urut tiga Makmur Said-Badruttamam Ahda (MUDA) dan Paslon nomor urut dua Selly Andayani-TGH Abdul Manan (SALAM) saling serang terkait konsep penanganan sampah yang sampai saat ini dinilai tetap jadi persoalan di kota Mataram.
Perdebatan dan saling serang bermula ketika paslon MUDA menanyakan soal konsep penanganan sampah kepada Paslon SALAM.

Paslon MUDA menyebut bahwa terjadinya kesenjangan karena sampah, produksi sampah tidak terangkut dan penumpukan jadi masalah. MUDA menawarkan solusi pengadaan tosa di setiap kelurahan.

“Sampah ini tidak akan pernah selesai jika tidak dilakukan dengan kesadaran. Program Zero west yang kami lakukan caranya dibutuhkan kereta dorong tosa roda tiga, harus diberikan kapasitas tosa, berapa produksi sampah disesuaikan dengan tosa. Dan sekarang kita memenuhi alat trasportasi sampah, alat truk, sekarang kita ada 37 kendaraan pengangkut,” jelasnya.

Sementara itu Paslon Selly mengatakan bahwa pengadaan tosa yang diadakan oleh Walikota sekarang tidak dijalankan dengan profesional dengan gaji 500 ribu maka akan terus ada masyarakat miskin.

“Operator sampah diberi gaji 500 ribu, mengatasi kemiskinan dibayar segitu, maka kemiskinan tidak akan berkurang, pengelolaan sampah harus profesional, bukan diberikan kepada tim sukses,” tegas Selly.

Menurut Selly solusi mengatasi sampah harus selesai di tingkat rumah tangga dan akan membuat jaring di setiap kali di kelurahan.

“Sampah ini selesai dari rumah, seperti minuman kemasan ini kita kan paksa perusaan air minum Jangan membuang limbah sampah kaleng, mereka ada CSR nya kemana. Kita akan buat regulasi perwal harus dibuatkan,” terangnya.


Penulis: Punk

Editor: Hmn

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button